Posted by: deetaty on: Februari 28, 2010
Ayah dan ibu, kalian adalah orangtua yang penuh cinta. Dari aku lahir, kalian tak pernah merasa mempunyai anak yang tak lengkap,dan sampai sekarang aku pun tak pernah merasa aku ini orang cacat. Karena itu, aku ingin hidup dengan perasaan bangga pada diriku yang apa adanya,sehingga bisa mewujudkan sebuah dunia yang penduduknya benar-benar memiliki hati yang terbuka. Tuhan, sungguh indah rancangan hidup yang Kau berikan padaku. Aku tak meminta lepas dari penderitaan ini, hanya kuminta keberanian dan daya tahan.
Goresan di atas adalah tulisan di sampul belakang buku dengan judul No One’s Perfect sebuah true storynya Hirotoda Ototake yang terlahir dengan kelainan tetramelia, suatu kelainan yang tidak mempunyai tangan dan kaki. Buku ini merupakan sejarah hidup Hirotoda, pria Jepang kelahiran tahun 1976 yang penuh semangat dan tidak mau kalah dengan orang normal. Bagaimana diceritakan disana dia menulis dengan pensil yang diselipkan diantara ujung lenganya yang pendek dengan pipinya, makan memakai sendok atau garpu dengan memanfaatkan pinggir mangkok sebagai tumpuan tetapi semangatnya benar-benar tak pernah luntur untuk mencapai segala cita-citanya.
Jika seseorang sukses karena kekayaan, kesempurnaan fisik dan kepandaianya itu sudah biasa tetapi jika jika seseorang dengan latar belakang sederhana penuh dengan keterbatasan fisik bisa meraih kesuksesan itulah yang luar biasa. Ketika masuk sekolah oleh gurunya Sensei(istilah yang lebih terhormat yang artinya guru) Takagi yang membiarkan Hirotoda untuk melakukan sendiri kegiatan-kegiatan sekolahnya kecuali kalau Hirotoda benar-benar tidak mampu barulah teman-temanya boleh membantu. Dia aktif terjun dalam kampanye BEBAS RINTANGAN untuk orang-orang cacat. Hirotoda mendalami bidang politik dan ekonomi di universitas Waseda Jepang dan akhirnya bekerja sebagai co-presenter di sebuah program TV.
Hirotoda Ototake sendiri berarti menjaga agar dunia tetap di jalan yang benar dengan hati sebesar Lautan Pasifik. Judul asli dari buku ini sebenarnya Gotai Fumanzoku yang berarti mempunyai anggota tubuh yang tak lengkap sebuah lawan kata dari gotai manzoku sebuah harapan orang tua ketika mempunyai anak yang berarti mempunyai anggota badan yang semua memuaskan.
Februari 28, 2010 pada 6:18 am
Tulisan yang bagus . . .
sukses . . .
Maret 2, 2010 pada 12:12 pm
Makasih,sukses juga untukmu Afief.